Return to Bank

Pengembalian Penerimaan Negara

Permintaan Pengembalian Penerimaan Negara

Dasar Hukum :

  1. Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor : PER-65/PB/2007 tentang Tata Cara Pengembalian Pendapatan dan/atau Penerimaan dan Koreksi Pembukuan Penerimaan.
  2. Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor : PER-69/PB/2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembayaran Pengembalian Penerimaan Negara atas Beban Sisa Lebih Perhitungan Anggaran.
  3. Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor : PER-53/PB/2012 tentang Petunjuk Teknis Pengembalian Penerimaan Negara pada Tahun Anggaran Berjalan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara.

Ruang Lingkup Pengembalian Penerimaan Negara:

  1. Pengembalian atas penerimaan negara yang telah diterima melalui kas negara dan/atau SUBRKUN KPPN, tidak termasuk Restitusi Pajak, Restitusi Bea Cukai, Pembayaran kembali retur SP2D, dan Pengembalian PFK.
  2. Pengembalian atas penerimaan negara tersebut, meliputi :

a. Pengembalian PNBP dan pengembalian penerimaan lainnya, yang diakibatkan oleh: (a.1.) Kelebihan atau setoran kesalahan penyetoran, (a.2.) Kelebihan atau kesalahan pemotongan pada SPM, (a.3.) Setoran ganda, (a.4) Ikatan perjanjian.
b. Pengembalian penerimaan negara yang berasal dari kesalahan perekaman, dua kali perekaman penerimaan negara oleh bank/pos persepsi dan kelebihan/kesalahan pelimpahan/transfer oleh bank/pos persepsi/BO I/BO II/BO III/Bank Indonesia.

Tata Cara Pengajuan Pengembalian sebagaimana point 2.a. ( Pengembalian PNBP dan pengembalian penerimaan lainnya):

  1. PA/Kuasa PA satuan kerja/penyetor mengajukan permintaan pengembalian penerimaan negara kepada KPPN Mitra Kerjanya dengan dilampiri point 2 sampai dengan 5 dibawah ini.
  2. Fotocopy bukti setor penerimaan negara yang telah dikonfirmasi oleh Bendahara Umum Negara/Kuasa BUN;
  3. Fotocopy bukti kepemilikan rekening tujuan;
  4. Surat Ketetapan Pengembalian;
  5. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) sebagaimana ditetapkan dalam lampiran I Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor : PER-53/PB/2012.

Tata Cara Pengajuan Pengembalian sebagaimana point 2.b. (Pengembalian penerimaan negara yang berasal dari kesalahan perekaman, dua kali perekaman penerimaan negara oleh bank/pos persepsi dan kelebihan/kesalahan pelimpahan/transfer oleh bank/pos persepsi/BO I/BO II/BO III/Bank Indonesia):

  1. Bank/Pos Persepsi mengajukan permintaan pengembalian kepada KPPN Mitra Kerjanya sebagaimana format lampiran 1 Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor : PER-65/PB/2007 dengan dilampiri point 2 sampai dengan 5 dibawah ini.
  2. Bukti Penerimaan Negara (BPN)/surat setoran yang sudah ditera NTPN dan NTB/NTP;
  3. Laporan Harian Penerimaan (LHP) dan Daftar Nominatif Penerimaan (DNP);
  4. Rekening Koran;
  5. Nota Debet Pelimpahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.